Belum Tersedia Angkutan Umum, Siswa Pandanarum Banjarnegara Berangkat Naik Truk

BANJARNEGARA – Lantaran belum tersedia angkutan umum, para siswa SMPN 1 Pandanarum berangkat dan pulang sekolah naik truk engkel. Kendaraan yang semestinya untuk angkutan barang ini digunakan untuk antar jemput anak sekolah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara Muhamad Iqbal mengatakan saat ini di daerah tersebut belum ada angkutan umum penumpang. Menurut dia, angkutan ini tengah dirintis. “Rutenya dari Banjarnegara – Kalibening – Pandanarum. Angkutan terusan,” kata dia, Selasa (26/7).

Menurut dia, rencana ini akan dibahas lebih serius. Menurut dia, pemerintah harus hadir untuk melayani masyarakat. Rencananya, kendaraan yang digunakan untuk angkutan umum seperti kolkota. Hal ini akan dikomunikasikan dengan pengusaha. Juga akan dilakukan pengaturan trayek, agar menarik bagi pelaku usaha angkutan.

Selain di Pandanarum, masyarakat yang belum mendapat pelayanan yaitu di Kebutuhjurang ke selatan.

Guru SMP Negeri 1 Pandanarum Khamdiyah mengatakan angkutan umum menggunakan truk ini merupakan inisiatif dari warga. Inisiatif ini muncul karena selama ini belum tersedia angkutan umum untuk para siswa. Angkutan truk ini dipilih karena tidak semua orang tua siswa memiliki sepeda motor untuk antar jemput ke sekolah.

Sopir truk sekolah di Kecamatan Pandanarum Kardi menjelaskan sudah melakukan antar jemput anak sekolah sejak tahun 2000 an. Angkutan antar jemput sempat berhenti ketika terjadi pandemi Covid-19. Kini dengan dibukanya kembali sekolah, angkutan truk ini kembali beroperasi. Dijelaskan, siswa yang naik truk dikenai tarif Rp 5 ribu untuk berangkat dan pulang sekolah. (drn)

Beri komentar :
Share Yuk !