Dampingi Remaja, RSI Banjarnegara Luncurkan Program Dokter Sahabat Sekolah

 Dampingi Remaja, RSI Banjarnegara Luncurkan Program Dokter Sahabat Sekolah

PENDAMPINGAN:Remaja perlu didampinggi agar menjadi pribadi yang baik, Salah satu contoh yang dilakukan Direktur RSI Banjarnegara dr Agus Ujianto SpB saat berada di SMA N 1 Batur.

BATUR – Remaja adalah masa yang unik. Banyak ditemui remaja yang memiliki penyimpangan perilaku sosial, yang tidak hanya kuantitasnya tapi juga kualitasnya yang terus meningkat baik yang terkait dengan kriminal maupun tindakan asusila. Kita tidak rela membiarkan remaja terjebak perilaku yang menyimpang, dan sudah seharusnya ada upaya yang serius untuk terus mendidik remaja dengan efektif untuk masa depannya. Remaja perlu didampingi untuk menyelamatkan bangsa.

Ini merupakan gambaran yang sebutkan dr Agus Ujianto Sp B, terkait remaja saat berincang dengan Banyumas Ekspres usai peluncuran Program “Dokter Sahabat Sekolah”di SMA N Batur, Banjarnegara, Jumat (21/2). “Masa remaja juga masa emas, kita selaku orang tua, terlebih dokter perlu mendampinginya, dengan bermacam kegiatan positif. Adanya hal itu kita datang, berbaur dengan anak SMA di Batur ini. Ini upaya kecil kami terus mencoba menyelamatkan bangsa,” kata Agus Ujianto Direktur Rumah Sakit Islam Banjarnegara.

Dokter yang suka blusukan mendatangi pasien di pelosok desa ini melanjutkan, remaja yang posisi di antara anak dan orang dewasa menunjukkan bahwa di satu sisi dia masih anak-anak, yang hidupnya tergantung orang lain dan psikologisnya belum matang, di sisi lain sudah injakkan kaki sebagai dewasa, yang sebenarnya secara biologis mampu menjalankan fungsi orang dewasa.

“Kondisi ini membuat remaja belum bisa dipercaya sepenuhnya sebagaimana layaknya orang dewasa. Faktanya remaja banyak sekali yang bermasalah, walau tidak sedikit remaja yang hidupnya terarah, sehingga bisa tampilkan prestarsi membanggakan,” lanjut Agus yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banjarnegara ini.

“Adanya berbagai masalah pada remaja, kita tidak perlu menyalahkan pihak manapun, karena faktor penyebabnya bisa kompleks. Yang penting kita orangtua perlu terus mengupayakan diri untuk melakukan bimbingan dan pemdampingan anak remaja baik yang memang dalam kondisi krisis identit├ás. Kita kedepan juga membuka kerjasama dengan sekolah lain, nanti akan banyak sekolah yang mengikuti program ini,” sebutnya.

Bagi Agus, pada dasarnya remaja secara psikologis memiliki berbagai kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Diantaranya kebutuhan keamanan, cinta, pengakuan, kebebasan atau kemandirian, kebutuhan ekspresi diri dan berprestasi, dan kebutuhan aktualisasi diri dan ruhaniyah.

Sementara Kepala SMA N Batur Linovia Karmelita mengatakan, program Dokter Sahabat Sekolah ini bukan hanya menyasar permasalahan siswa saja, namun jauh lebih luas yaitu keluarga sekolah termasuk komite sekolah. Dirinya mengaku nyaman bisa bekerjasama dengan RSI Banjarnegara.

“Nanti ada layanan kesehatan, juga ada pembinaan kesehatan juga diantaranya melalui Pramuka berupa Saka Bhakti Husada yang nanti di bawah RSI, bekerja sama dengan anak pramuka, untuk PPPK kebencanaan, Maret kita lakukan action RSI dan SMA N Batur, khususnya terkait kebencanaan,” katanya.(*)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :