Kapolres Sambangi Pasien Lumpuh, Gandeng Dokter Spesialis

 Kapolres Sambangi Pasien Lumpuh, Gandeng Dokter Spesialis

 

LUMPUH : Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH Msi memberikan bantuan kepada warga lumpuh di Desa Purwonegoro Jumat (30/10) bersama Kades Purwonegoro dan Kasatlantas Polres Banjarnegara.

BANJARNEGARA – Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto SH SIK MH Msi menyambangi empat penderita lumpuh di Desa Purwonegoro Kecamatan Purwanegara, Jumat (30/10). Aksi simpatik ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Polres Banjarnegara kepada warga yang benar benar membutuhkan.

Bhakti sosial kali ini cukup unik, selain sebagai karya nyata program Sarsipol (Sehat Aman RSI Polisi Banjarnegara) kegiatan ini menggandeng paramedis mulai dari perawat, dokter umum, bahkan dokter spesialis rehab medik RSI Banjarnegara dan relawan The Plegia. “Semoga langkah kita hari ini bermanfaat. Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, dan juga Pemerintah Desa Purwonogoro yang sangat membantu lancarnya kegiatan ini,” kata Kapolres.

Empat warga yang mendapat bantuan diantaranya Rianto (16), Rendi (10) kakak beradik yang alami kelumpuhan. Keduanya sangat memprihatinkan. Selain itu ada Dayat (15) anak yang periang dan memiliki semangat tinggi namun harus berjuang di atas kursi roda. Sedangkan yang terakhir Slamet (45) alami kelumpuhan sejak lahir namun jiwa mandirinya luar biasa, tidak mau merepotkan saudaranya.

Kegiatan ini merupakan satu rangkaian dari pencanangan Kampung Candi Bersih Narkoba. Kegiatqn yang sudah terlaksana ada tiga, pembinaan dan penyuluhan narkoba, kerja bhakti serta bhakti sosial. Sedangkan yang akan dilaksanakan berikutnya, sunatan massal, pengajian dan launching Kampung Candi Bersih Narkoba.

Dalam kegiatan tersebut, pada pemeriksaan kesehatan hadir dr Tegar Raya SpKFR (spesialis rehab medik), dr Tegar Jati Kusuma, dr Masrurotut Daroen. Saat kegiatan dari sejumlah pasien yang ditemui, sebagian besar bawaan sejak lahir kelumpuhannya, ada juga dimulai saat sudah anak anak. ” Ada yang sejak bayi, ada juga yang setelah usia tiga tahunan. Semuanya kasusnya beda beda, ada yang butuh pemeriksaan sampel daging, ada yang butuh alat bantu gerak, dan lainnya,” kata dr Raya yang juga relawan The Plegia.

Kades Purwonegoro Dr Renda Sabita Noris SH MKn dalam perbincangannya menyatakan terimakasih atas kepercayaan akan dicanangkannya sebagai Kampung Candi Bersih Narkoba. “Semoga semakin bersih dari narkoba. Terimakasih juga atas bantuan terhadap warga kami yang alami kelumpuhan ini,” katanya. (ook)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :