Pulas Garden, Destinasi Wisata Unik Kedepankan Tanaman Obat

 Pulas Garden, Destinasi Wisata Unik Kedepankan Tanaman Obat

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan jajaran Forkopimda serta Direktur RSI Banjarnegara dr Agus Ujianto saat berada di Pulas Garden.

BANJARNEGARA – Ada wisata yang unik di Banjarnegara, bukan sekedar hanya tempat berswafoto, namun mengedapankan tanaman obat. Adalah Pulas Garden 234, yang ada di Desa Sipedang Kecamatan Banjarmangu.

Pengelola Pulas Garden Mahud Wihastoro saat peresmian destinasi wisata unik ini menyatakan, konsep awal pembangunan wisata ini menawarkan sesuatu yang beda dari wisata yang ada. “Kami ingin yang beda, dan ini satu-satunya di Banjarnegara. Bukan hanya sisi swa foto, tetapi kami ingin memberikan edukasi kepada generasi penerus tentang ,” kata Mahus di sela-sela peresmian, Rabu (20/10).

Tanaman yang merupakan warisan nenek moyang ini, pada lahan sekitar satu setengah hektare sudah tertanam sekitar 210 lebih jenis tanaman obat tradisional, targetnya ada 234 jenis tanaman. “Target 234 jenis tanaman, tapi bisa saja melampauinya, sebagai pengingat angka 234 ini sesuai namanya,” terangnya.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat meresmikan Pulas Garden menyatakan, pihaknya sangat mendukung destinasi yang unik dan sangat menarik. Dia siap membantunya melalui dinas terkait. “Saya sangat mendukung program ini, sangat menarik. Terlebih tanaman obat ini, jarang kita temukan, di sini berlimpah, bisa sebagai pembelajaran masa depan anak anak kita,” kata bupati.

Sementara dr Agus Ujianto, Direktur RS Islam Banjarnegara yang juga Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banjarnegara, menyambut antusias adanya wisata tanaman obat trasidional di Sipedang tersebut. Baginya, ada kabar segar karena Banjarnegara memiliki potensi yang luar biasa tersebut.

Selain itu, ia juga berkeinginan Pulas Garden Sipedang akan dijadikan partner penyedia suplai sumber pembuatan tanaman obat sampai fitofarmaka. “IDI sangat mendukung kegiatan ini sehingga kedepan kompetensi anggota IDI bertambah dengan pelatihan pelatihan kompetensi dibidang obat obatan alami yg sesuai perundangan,” tandasnya. (rsib/ook)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :