Awas Yang Masih Pakai Knalpot Brong, Bisa Kena Pidana Kurungan

BANYUMAS – Satlantas Polresta Banyumas mengunggah pesan sekaligus edukasi kepada masyarakat, terkait larangan penggunaan knalpot Brong. Knalpot Brong atau yang dikenal knalpot bobokan, memang cukup menggangu, selain tidak standar kenalpot tersebut juga menimbulkan bising yang luar biasa.

Dalam unggahan instagram Satlantas_Polrestas-Banyumas, dijelasnkan, barangsiapa yang masih menggunakan knalpot tersebut bisa dikenai pasal 285 (1) UU no 22 Tahun 2009.

Pasal tersebut berbunyi, setiap orang yang mengemudikan motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan, yang meliputi kaca spion, klakson,lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah,alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, Knalpot, dan kedalaman alur ban, sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat 3 junto pasal 48 ayat 2 dan ayat 3, dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda sebanyak Rp 250 ribu.

Dalam unggahan tersebut Satlantas Polresta Banyumas juga mengajak masyarakat untuk menggunakan knalpos SNI, menghargai pengendara lain untuk keselamatan dan kenyamanan.

Selain itu Masyarakat juga diajak untuk tetap mematuhi protokol kesehatan guna mencegah Covid 19.

Dalam unggahan berikutnya Satlantas juga menunjukkan penindakan terhadap pengguna knalpot Brong. Terlihat sejumlah pelanggar didampingi petugas sedang memotong knalpot brong untuk dimusnahkan. (saw)

Beri komentar :
Share Yuk !