Jarang Digunakan, Lahan Parkir jadi Pusat Kuliner Malam

KULINER: Petugas Pasar Burung Peksi Bacingah Purwokerto menata bangku di tempat parkir yang diperuntukkan Pasar Kuliner Malam di Pasar Burung Peksi Bacingah.

PURWOKERTO – Lahan parkir kendaraan bermotor roda dua di Pasar Burung Peksi Bacingah, jarang digunakan. Terletak di lantai dua, yang membuat pengunjung pasar enggan menempati. Padahal akses untuk naik turun kendaraan dibuat mudah. “Mungkin karena harus naik turun dari parkiran ke kios di bawah,” ujar Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Sarikin. Agar lahan parkir tersebut tidak terbengkalai, dibuat pasar kuliner malam. Di situ bisa memuat sampai lima pedagang. Namun sampai sekarang masih satu pedagang yang menempati. “Lahan parkir di bawah masih cukup,” imbuhnya.


Pengelola Pasar Burung Peksi Bacingah, Sukarsih menyampaikan, pedagang yang ingin berjualan di Pasar Kuliner Malam Pasar Burung Peksi Bacingah, bisa mendaftar ke pengelola Pasar Burung Peksi Bacingah. Nantinya akan diteruskan ke UPTD Pasar Purwokerto Wilayah I, dan Dinperindag Banyumas.


Setelah selesai perijinan, mendapat surat ijin menempati. Dan dikenakan biaya retribusi. “Rp 3.200 per hari dengan luas lahan parkir 15 meter,” ujarnya.


Sampai sekarang belum ada yang mengajukan ijin lagi. Menurut Sukarsih kemungkinan karena masih pandemi covid-19. Di mana ada penetapan jam malam, yang membatasi aktivitas masyarakat pada malam hari. (ely)

 31 total views,  2 views today

Beri komentar :