Tim Labfor Polda Jateng Gelar Olah TKP Kebakaran Pasar Wage

 Tim Labfor Polda Jateng Gelar Olah TKP Kebakaran Pasar Wage

Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng bersama tim dari Polresta Banyumas melakukan olah TKP kebakaran Pasar Wage, Selasa ( 22/9/2020)

PURWOKERTO – Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng bersama tim dari Polresta Banyumas melakukan olah TKP kebakaran Pasar Wage, Selasa ( 22/9/2020). Selain itu juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka SIK, melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengungkapkan, selain melakukan olah TKP hari ini juga dilakukan pemeriksaan para saksi.

” Hari ini kami periksa sejumlah saksi yang ikut memadamkan, ada dari petugas keamanan pasar, pedagang, PLN, dan lainnya,” ujar Berry.

Menurutnya pemeriksaan tersebut akan fokus pada penyebab apakah dari arus pendek atau dari penyebab lainya.

Dari pantauan di lokasi, polisi juga memeriksa puing kebakaran di blok B lantai bawah. Dimana api diduga berasal dari tempat tersebut. Terkait berapa lama pemeriksaan akan dilakukan hal itu juga belum bisa dipastikan.

Adapun data yang dikumpulkan Polresta Banyumas terkait kebakaran pasar wage bisa dilihat pada grafis di bawah;

sumber : Polresta Banyumas (grafis ami)

Sementara itu Sigit Waskito salah satu petugas keamanan pasar Wage mengungkapkan, jumlah alat pemadam kebakaran yang tersedia sekitar 40 unit. Namun pada saat awal kebakaran, alat pemadam ringan tersebut tidak mampu meredam kobaran api.  Menurutnya api memang berkobar cepat sehingga sulit dikendalikan.

Terkait dengan pedagang yang saat ini belum berjualan, kemungkinan akan dipindah didepan ruko. Namun hal tersebut masih harus dikordinasikan dengan berbagai pihak.

Dari pantauan banyumasekspres.id di lokasi, kios blok B bagian bawah terbakar cukup serius, sedangkan bagian atas juga cukup parah. Rangka baja atap juga melengkung dan jebol. Melihat kondisi tersebut dimungkinkan perlu di renovasi. ( sakur abdul wahid)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :