Dicekoki 20 Pil Obat Sakit Kepala, Gadis di Bawah Umur Digilir 5 Remaja

BANYUMASEKSPRES.com – Kelakuan empat remaja ini benar-benar bejat. Keempatnya mencabuli gadis di bawah umur, sebut saja Bunga secara bergiliran di sebuah gubug kosong di Desa Wanareja Kecamatan Wanareja. Bunga dibuat teler terlebih dulu setelah dicekoki 20 butir obat sakit kepala. Akibat perbuatannya ini keempat remaja tersebut kini dibekuk dan mendekam di balik jeruji besi, Polsek Wanareja.

Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto, MH melalui Kapolsek Wanareja AKP Sutejo,HS menjelaskan kejadian ini berawal saat Selasa (16/7) pukul 19.00 Bunga di jemput teman yang dikenalnya melalui Facebook, Aris. Oleh Aris Bunga diajak jalan-jalan ke pasar malam di Alun-alun Wanareja.
Di Pasar Malam ini Bunga bertemu dengan teman Aris yang berjumlah 4 orang. Masing-masing Erik Andriyana (23) warga Desa Wanareja, Fahrul Rizki Ananda (18) dan Gagan (20 )warga Desa Madusari dan DRP (masih di bawah umur) warga Desa Madusari.

Sekitar pukul 22.00 korban diajak ke tempat sepi di belakang SD Negeri 1 Wanareja. Di tempat ini bunga dipaksa minum obat mextril sebanyak 20 butir. Sekitar 30 menit setelah meminum korban merasa badannya lemas dan kepalanya pusing. Dalam kedaan pusing dan lemas inilah bunga di bawa ke sebuah gubuk kosong di Dusun Wanareja Desa Wanareja sekitar pukul 02.00 WIB. “Di gubug kosong inilah korban disetubuhi secara bergiliran oleh kelima pemuda ini, Rabu (17/7),” terang Kapolsek.

Pagi harinya korban dan pelaku pulang. Bunga minta diantar ke tempat temannya, namun karena temannya tidak ada di rumah akhirnya Bunga diminta pulang berjalan kaki.

Setibanya di rumah, Bunga menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Bunga mengatakan bahwa payudaranya pegal dan kemaluannya sakit saat buang air kecil. Mendengar pernyataan anaknya, ibunya Bunga kaget bukan kepalang.

Dia pun membawa Bunga ke Puskesmas Wanareja 1 pada Jumat (19/7) untuk diperiksa. Dari Puskesmas Wanareja dirujuk ke RSUD Majenang untuk menjalani opname sampai hari Sabtu (20/7). Setelah mendengarkan penjelasan dari bunga, ibunya pun melaporkan kejadian itu ke Polsek wanareja.

Setelah mendapatkan laporan, anggota Polsek melakukan penyelidikan dan melakukan visum et repertum terhadap korban ke dokter spesialis kandungan. Hasil visum diketahui bahwa terjadi robekan di selaput dara korban. Polisi pun lalu memburu para tersangka. Keempat pelaku dibekuk termasuk tersangka Gagan yang sempat kabur dari rumah pergi ke Bandung. Satu tersangka masih buron

“Modus pelaku memperdaya Korban dengan menyuruh korban minum obat Mextril sebanyak 20 butir. Setelah korban tidak berdaya, pelaku menggagahi korban bergantian,”Terangnya

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ke empat pelaku yang berstatus tersangka harus meringkuk di sel tahanan,menunggu proses hukum selanjutnya dan sudah dilimpahkan ke Polres Cilacap.

Keempat Tersangka diancam dengan Pasal 81 ayat (1), (3) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman Hukuman 15 tahun Denda Rp. 5 Milyar.(ben)

Beri komentar :
Share Yuk !

Tinggalkan komentar