ASN Ditemukan Meninggal di Bebatuan Trek Dam PPSC

 ASN Ditemukan Meninggal di Bebatuan Trek Dam PPSC

EVAKUASI : Petugas mengevakuasi jasad laki-laki tanpa identintas yang tergeletak di bebatuan trek dam, komplek PPSC, Tegal Kamulyan. (Istimewa)

CILACAP – Nelayan di kawasan pelabuhan perikanan samudera Cilacap (PPSC) Senin (21/9) pagi dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas yang tergeletak di bebatuan trek dam belakang dok kapal. Setelah dilakukan scan sidik jari, laki-laki tersebut diketahui sebagai Apartur Sipil Negara (ASN) dan menduduki sebagai Kabid pada Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Cilacap.

Informasi yang dihimpun Banyumas Ekspres, sesosok mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Mujiharjo (51), warga Jalan Dr Soetomo Kelurahan Gunungsimping Kecamatan Cilacap Tengah.

Saat itu dirinya tengah mancing di trek dam, tepatnya di belakang dok kapal Tegal Shiyard komplek PPSC, Kelurahan Tegal Kamulyan Kecamatan Cilacap Selatan. Sekitar pukul 07.30 WIB tanpa sengaja dirinya melihat ada sesosok mayat laki-laki di bebatuan trek dam. Tanpa pikir panjang, ia langsung memberitahukan kepada nelayan setempat dan diteruskan ke Satpolair dan BASARNAS Pos SAR Cilacap.

Kapolres Cilacap AKBP Dery Agung Wijaya melalui Kasatpolair AKP Huda Syafei mengatakan, mendapat laporan itu pihaknya langsung menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian penemuan mayat.

“Mayat laki-laki tanpa identitas tersebut kemudian dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Cilacap untuk dilakukan visum,” kata AKP Huda Syafei, Senin (19/9).

Menurut hasil visum luar dokter yang menangani, lanjut dia, pada tubuh korban tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan yang dapat menimbulkan kematian korban. Sedangkan penyebab pasti kematian korban belum diketahui.

Namun identitas korban baru diketahui siang harinya setelah Unit Ident Satreskrim Polres Cilacap diturunkan. Dari hasil scan sidik jari oleh Unit Ident menggunakan alat mambis identitas korban baru dapat diketahui.

“Korban adalah Heru Triyanto usia 56 tahun, warga Jalan Kendeng Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.

Dari penelusuran Banyumas Ekspres, korban Heru Triyanto diketahui adalah seorang ASN yang menjabat sebagai Kabid Penagihan dan Penggalian PBB pada BPPKAD Cilacap.

“Iya benar, pak Heru sebagai Kabid Penagihan dan Penggalian PBB pada BPPKAD. Tapi saya baru dengar kalau beliau meninggal. Kemarin pas acara saya bareng, ngobrol,” kata M. Taufan, Sekretaris Dinas PSDA Cilacap yang dulu pernah sama-sama bekerja di BPPKAD. (gin)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :