Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedagang Jepet Kepergok Warga

 Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedagang Jepet Kepergok Warga

CILACAP – Seorang pria pedagang perabot dan aksesoris anak-anak keliling terpaksa harus harus meringkuk di balik jeruji tahanan Polsek Cilacap Selatan. Pasalnya, pria berinisial S (48) asal Desa Banjarsari Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes itu kepergok warga melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan usia tujuh tahun saat sedang menjajakan dagangannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banyumas Ekspres, aksi tidak senonoh yang dilakukan S terhadap bocah yang duduk dibangku SD itu terjadi di Jalan Mundu Kelurahan Tambakreja Kecamatan Cilacap Selatan, Senin (3/2) siang sekitar pukul 14.00 WIB

Kejadian bermula ketika korban sebut saja bunga bersama teman sebayanya bermain di samping rumah tetangga. Disaat bersamaan datang pelaku yang naik sepeda motor membawa barang dagangan berupa perabotan dan asesoris anak-anak seperti jepet bando dan sejenisnya. Setelah motor berhenti, lantas pelaku menghampiri korban sambil meminta agar barang dagangannya dibeli.

Namun karena korban diam saja, kemudian pelaku mendekati korban yang sedang duduk. Dengan sambil menundukkan badannya, kemudian pelaku mulai meraba kemaluan korban dan anggota tubuh lainnya. Tak hanya berhenti diitu, pelaku juga mencium pipi korban.

Apes, saat hendak mencium kedua kalinya, aksi pria setengah baya itu kepergok warga setempat. Warga yang terkejut lantas berteriak. Lantaran takut, kemudian pelaku S berusaha melarikan diri dengan sepeda motornya. Namun usahanya sia-sia, sebab warga berhasil menangkap pelaku di hotel yang tak jauh dari pintu gerbang Pelabuhan Tanjung Intan. Tanpa ampun, warga sempat menjadi bulan-bulanan warga sebelum akhirnya diserahkan kepada Polsek Cilacap Selatan.

Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Onkoseno Gandiarso Sukahar membenarkan pelaku kasus dugaan pencabulan terhadap bocah perempuan usia 7 tahun sudah ditahan dan ditangani Polsek Cilacap Selatan.

“Pelaku diproses hukum dan sudah ditahan di Polsek Cilacap Selatan,” kata Kasat Reskrim, Rabu (5/2).

Saat ini, lanjut Kasat Reskrim, pelaku menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Sedangkan korban mendapat pendampingan.

“Akibat dari kejadian tersebut korban menangis, murung, dan merasa ketakutan karena diperlakukan cabul oleh pelaku,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabakan perbuatannya, tersangka S yang melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur terancam dijerat pasal 76E Jo pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang nomor 23 tahun 2002. (gin)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :