Cabuli Anak di Bawah Umur, Tiga Pemuda di Cilacap Diringkus Polisi

 Cabuli Anak di Bawah Umur, Tiga Pemuda di Cilacap Diringkus Polisi

TERSANGKA : Tiga pelaku pencabulan diringkus Polsek jajaran dan Unit PPA Satreskrim Polres Cilacap. (Wagino)

CILACAP – Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Cilacap. Polsek dijajaran Polres Cilacap berhasil meringkus tiga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dikenal melalui media sosial Facebook. Ironisnya, sebelum digagahi korban dicekoki minuman keras.

Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing, RAP (23) warga Desa Maos Kidul Kecamatan Maos. Pemuda ini ditangkap oleh Polsek Maos. Berikutnya tersangka S (24) warga Desa Dondong Kecamatan Kesugihan yang ditangka Unit PPA Satreskrim Polres Cilacap. Dan tersangka S (33) warga Kelurahan Kutawaru Cilacap Tengah yang ditangkap Polsek Cilacap Tengah.

Kapolres Cilacap AKBP Derry Agung Wijaya melalui Kasat Reskrim AKP Ongkoseno Gandiarso Sukahar mengungkapkan, pengungkapkan kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang terjadi di beberapa wilayah dilakukan secara maraton. Pengungkapan ini hasil kerjasama antara Polsek jajaran dengan Satreskrim Polres Cilacap.

“Ada tiga perkara, dua kejadian di wilayah Cilacap Kota dan satu kejadian di wilayah Maos,” kata Kasat Reskrim.

Kenal Lewat FB, Dirayu dan Dicekoki Miras

AKP Ongkoseno menerangkan, ketiga kasus tersebut dengan modus mirip. Dengan merayu korban yang masih anak-anak yang dikenal melalui media sosial Facebook. Kemudian diajak janjian, setelah bertemu dirayu untuk minum-minuman keras.

“Setelah korban setengah sadar, kemudian diajak berhubungan badan,” terangnya.

Korban dari ketiga tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur masing-masing korbannya satu orang. Namun, korban disetubuhi oleh pelaku beberapa kali. Usia ketiga korban dibawah 16 tahun dan masih duduk dibangku sekolah.

“Tempatnya ada yang di rumah salah satu pelaku yang tinggal sendirin, ada juga yang dilakukan di semak-semak,” beber Kasat Reskrim.

Dikatakan, kasus ini terungkap berawal dari pengakuan korban kepada orang-orang terdekat. Korban mengaku sakit pada bagian tubuh tertentu. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek jajaran dan PPA Satreskrim Polres Cilacap.

“Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan mengarah kepada pelaku. Setelah mengetahui keberadaan dan profil para pelaku kemudian dilakukan penangkapan,” tegasnya.

Para pelaku mengaku menyetubuhi korban lantaran sering melihat adegan film prono lewat HP.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku pencabulan anak dibawah umur dijerat Pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman diatas lima tahun penjara. (gin)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :