Komisi D DPRD dan Mitra Bulog Serahkan Bantuan

SERAHKAN BANTUAN : Kepala Desa Madura Nursidik menerima paket bantuan dari Bulog untuk warga terdampak banjir, Senin (18/1)/TASLIM INDRA

CILACAP-Komisi D DPRD melaksanakan tinjauan kerja ke tiga kecamatan yang dilanda banjir sembari menyerahkan bantuan, Senin (18/1). Masing-masing ke Kecamatan, Gandrungmangu, Majenang dan Wanareja. Dalam kunjungan itu hadir pula Kepala BPBD, Kepala Dinas Sosial, camat dan Wakil Kepala Bulog Cilacap serta mitra Bulog

Kunjungan dimulai di Kecamatan Gandrungmangu, kemudian meninjau tanggul jebol di Kecamatan Majenang diakhiri kunjungan di Desa Madura Kecamatan Wanareja yang mengalami bencana banjir pada Rabu lalu.

Di Kecamatan Wanareja kunjungan kerja dilaksanakan di Pendapa Desa Madura diawali dengan penyerahan paket sembako dari bulog dan mitra bulog. Bantuan diserahkan kepada Kepala Desa Madura dan Perwakilan warga.

Ketua Komisi D Didi Yudi Cahyadi mengatakan kunjungan tersebut untuk melihat dampak dari bencana alam itu sekaligus untuk menentukan langkah penanganan oleh Pemkab Cilacap. “Kami menghadirkan pihak pihak yang berkepentingan pada penanganan bencana termasuk dampak sosial. Harapannya agar pasokan pangan bagi warga aman ada upaya tindak lanjut penanganan ke depannya,” ujarnnya.

Ia mengatakan Pemkab Cilacap sudah mengalokasikan anggaran belanja tak terduga sebesar Rp 40 miliar. Dana ini bisa digunakan untuk penanggulangan dampak bencana

Ketua Paguyuban Mitra Bulog Narmawan mengatakan bantuan 200 paker sembako yang disalurkan ke masyarakat ini dihimpun dari Bulog dan Mitra Bulog. Bantuan tersebut sebagi wujud solidaritas dan kepedulian bagi warga yang terdampak bencana banjir. “ Untuk Desa Madura kami salurkan bantuan 100 paket berisi beras, minyak goreng dan gula,” kata dia

Kepala Desa Madura Nursidik menyampaikan terimakasih atas bantuan tersebut. Ia mengatakan ada tiga dusun yang dilanda banjir. Masing-masing Dusun Purwasari, Margasari dan Babakan. Banjir ini disebabkan jebolnya tanggul Sungai Cibaganjing. Imbasnya menggenangi pemukiman, merusak lahan pertanian dan perikanan. Dia berharap tanggul yang jebol ini segera ditangani.

Camat Wanareja Drs. Muhammad Najib,MSi mengatakan bantuan bencana sudah tersalurakan namun bantuan paska bencana juga sangat dibutuhkan diantaranya pelayanan kesehatan dan obat-obatan untuk penanganan penyakit gatal dan penyakit lainnya.(lim)

 84 total views,  4 views today

Beri komentar :