Pameran Senirupa WENING Art Exhibition Baru saja Dibuka di Cilacap, Penasaran, Yuk Kunjungi

CILACAP – Sebuah event kolaborasi antara Paragraf Coffee & Eatery, Visi Visual, Cilacap Kreatif dan Sinema Layaria menampilkan “WENING Art Exhibition ” yang digelar di Paragraf Coffee yang beralamat di Jalan MT Haryono No.3 Donan Kel. Cilacap Tengah – Cilacap pada Kamis (23/5) lalu,

“Kami sangat mengapresiasi dan selalu siap mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan semacam ini demi memajukan daerah kita” ungkap Ahmad Fathoni, perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap dalam sambutannya.

Seremonial pembukaan pameran dilakukan oleh Romi Angger Hidayat dan Haryono dari Paragraf Coffee & Eatery, Afrizal Abdi dari Cilacap Kreatif dan Ahmad Fathoni dari Dinas P&K Kabupaten Cilacap.

Tampak hadir dari berbagai kalangan. Akademisi, pemerintahan, komunitas, dan lain-lain. Termasuk juga seniman-seniman Kabupaten Cilacap lainnya yang turut memberikan dukungan dan semangat, di antaranya adalah Suhadi Gembot dan Midhan Anis. Hadir pula Fitri Awaluddin Muuri selaku ketua Dekranasda Kabupaten Cilacap.

“Acaranya digelar selama sebulan” jelas Budi Basen dari Visi Visual yang tinggal di Kebasen Banyumas.

“Ini keren sekali, pokoknya semoga sukses selalu” kata Thifa Maydiana, pecinta senirupa yang juga pemilik Sukun Hotel Cilacap.

Total ada 18 (delapan belas) karya senirupa yang dipamerkan dengan media dan tema yang berbeda-beda.

Budi Basen, menampilkan Stencyl on Plywood dengan judul Pulang Kampung 1, Pulang Kampung 2, Pulang Kampung 3, Pulang Kampung 4, Pulang Kampung 5 dan Pulang Kampung 6. Tentu semuanya bercerita soal kampung.

Callysta Qiamulail Romi dengan Acrylic on Canvas yang berjudul Culture Loop yang mengangkat tema anak muda yang ingin agar kebudayaan yang mulai tergerus dan tergantikan oleh budaya luar bisa kembali terjaga dan lestari.

Rasman Maulana dengan Acrylic on Canvas masing-masing berjudul Sudut Taman dan Ikan-ikan Menuju Surga. Falsafahnya cukup kuat dan emosional.

Septian Tedi cukup berbeda dengan rekan-rekannya. Di mana Ia memainkan hanya 2 (dua ) warna yaitu hitam dan putih untuk ke empat karyanya Pencil on Paper yang berjudul Bertaruh, Penyeimbang, Memeluk Rindu dan Sinar Do’a.

Tri Handoko pamerkan 5 (lima) karya Acrylic on Canvas yang berjudul Free Will?, Sidat, Keep The Fire Burning, Daya Hidup dan Busur Hujan.

Acara tersebut juga merupakan rangkaian menuju event tahunan Visi Visual bernama ART HEY yang akan dilaksanakan pada 13 – 15 Juni 2024 nanti di Purwokerto Banyumas. Sebuah pameran seni rupa di kultur Banyumasan.

“Kami mempersilakan rekan-rekan yang ingin berpartisipasi di ART HEY. Silakan bisa mendaftar agar hasil karyanya bisa ditampilkan saat acara. Kontennya cukup beragam dan menarik. Pendaftarannya bisa melalui akun media social kami di @art.hey.exhibition. Gratis ya” terang Rasman Maulana saat sesi talkshow yang dipandu oleh Telson “Rider” Hardani.

Beri komentar :
Share Yuk !