Pengendara Patuh Dapat Bingkisan Bahan Pangan dan Sayur

 Pengendara Patuh Dapat Bingkisan Bahan Pangan dan Sayur

Kasat Lantas menyerahkan bingkisan sayuran kepada pengendara yang kedapatan surat-surat kendaraannya lengkap. (Wagino)

CILACAP – Sedikitnya 104 pengendara mendapat tilang akibat melanggar peraturan lalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Candi 2020 yang berlangsung pada Kamis (23/7). Selain menertibkan pelanggar, petugas Satlantas Polres juga memberikan kejutan berupa reward bagi pengendara yang lolos tilang membagikan sayuran segar. Masker juga diberikan kepada pengendara yang tak bermasker.

Kasat Lantas Polres Cilacap AKP Fandy Setiawan mengatakan Satlantas Polres Cilacap dalam rangka Operasi Patuh Candi 2020 melaksanakan gelar operasi. Operasi ini mengedepankan kegiatan peemtif, preventif dan represif.

“Dimana tindakan preemtif 40 persen, kemudian preventif 40 persen dan represif (penegakan hukum) sebesar 20 persen,” kata Kasat Lantas usai gelar Operasi Patuh Candi 2020 hari kedua yang dilaksanakan di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah, Jumat (24/7).

Selanjutnya, kata AKP Fandy, dalam rangka edukasi protokol kesehatan dan tindakan preemtif pihaknya memberikan binkisan berupa sayuran segar dan bahan pokok kepada pengendara yang patuh.

“Untuk warga¬† yang kami cek kelengkapan surat kendaraannya lengkap diberikan reward berupa bingkisan sayur-mayur,” ungkapnya.

Dia beralasan hadiah ini diberikan karena bahan pangan menjadi salah satu kebutuhan masyarakat di masa pandemi virus COVID-19 ini. Selain itu pembagian masker juga untuk sosialisasi adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi.

“Kami juga memberikan masker berlogo TNI/Polri kepada pengendara yang tidak menggunakan masker, sebagai langkah edukasi masyarakat saat ini sebagai adaptasi kebiasaan baru. Masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” ujar Kasat Lantas.

Disebutkan pada hari pertama Operasi Patuh Candi ini digelar ada 104 pelanggar. Rata-rata pelanggar tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan helm SNI. Sasaran operasi ini helm tidak SNI, pelanggar arus lalu lintas, dan kelengkapan surat-surat.

“Banyak yang tertangkap, mungkin karena sebelumnya tidak pernah diadakan kegiatan operasi secara langsung dan kita melihat cukup banyak memang masyarakat yang melanggar. Tapi kami tetap memberikan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat sehingga masyarakat tetap bisa patuh dalam berlalu lintas,” tandasnya.

Salah satu pengendara yang mendapat kejutan bingkisan, Raras Amboro Retno, mengaku tak menyangka saat berangkat kerja melintas Jalan Gatot Subroto ada operasi yang digelar polisi. Beruntung, kelengkapan surat-surat sepeda motor yang dibawanya lengkap. Selain itu termasuk helm juga SNI dan berbuah dapat bingkisan.

Seperti diketahui, di tengah penerapan masa adaptasi kebiasaan baru, untuk pertama kalinya Kepolisian Resor (Polres) Cilacap mengadakan operasi lalu lintas dengan sandi Operasi Patuh Candi 2020. Operasi yang digelar selama 14 hari terhitung sejak 23 Juli hingga 5 Agustus ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pasalnya tidak hanya menertibkan pelanggar, tapi juga penertiban protokol kesehatan COVID-19. (gin)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :