Tak Dapat Bansos Warga Desa Sindangbarang Melapor ke KPK

 Tak Dapat Bansos Warga Desa Sindangbarang Melapor ke KPK

SERAHKAN BANTUAN : Camat Karangpucung didampingi Perangkat Desa Sindangbarang menyerahan bantuan kepada orangtua FR di Dusun Cipendok Desa Sindangbarang Kecamatan Karangpucung, Selasa (22/9)/TASLIM INDRA

CILACAP – Tak mendapat Bantuan Sosial (Bansos) FR Warga Dusun Cipendok Desa Sindangbarang Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap mengadu ke KPK. FT mengadu melalui aplikasi JagaBansos yakni fitur yang diluncurkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pengaduannya melalui akun fathurrohman195, mengeluhan perihal dirinya yang tidak mendapatkan bantuan sama sekali. Dia juga menulis baru melahirkan anak kedua dan makan serta tinggal masih bersama orang tua. Selain itu juga mengeluh karena gaji suami hanya cukup membayar cicilan utang biaya melahirkan karena tidak punya Kartu Sehat, sementara semua warga di desanya mendapatkan bantuan. Dia juga menanyakan apakah karena masih tinggal bersama orang tua jadi di tidak dapat bantuan. Padahal menurut ketua RT sudah didaftarkan.

Kemudian pengaduan tersebut direspon Admin JagaBansos.07 dengan meneruskan pesan tersebut kepada pemerintah Kabupaten Cilacap hingga Camat Karangpucung.

Camat Karangpucung Martono,S.Sos,MM saat dikonfirmasi Banyumas Ekspres tidak menampik adanya pengaduan warga tersebut. Pengaduan ini dia terima dari Pemkab Ciacap pada hari Selasa pagi dan langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan lapangan mendatangi rumah FR didampingi perangkat desa.

Hasil pengecekan diperoleh data bahwa yang bersangkutan memang dalam Kartu Keluarga (KK) dan KTP warga Cilacap. Namun sudah lama tinggal di Ajibarang Kabupaten Banyumas bersama suami dan mertuanya, pulang ke orang tuanya saat melahirkan.

“Kami lakukan respon cepat keluhan warga, kemarin langsung melakukan pengecekan dan memang yang bersangkutan tidak mendapat bantuan. Namun orang tua yang bersangkutaan masuk sebagai KPM Bantuan Sosial dari Kemensos,” terang Camat Karangpucung

Kemudian berdasarkan keterangan dari Kepala Desa Sindangbarang, Rusilam alasan yang bersangkutan tidak dapat bantuan,karena selama ini tidak tinggal di desa tersebut. Sehingga pihak desa mengutamakan warga yang sesuai kriteria termasuk KK dan KTP serta tinggal di Desa Sindangbarang.

Oleh karena itu untuk memudahkan pengajuan dan penyaluran bantuan kepada yang bersangkutan disarankan untuk membuat kepastian domisili mau tinggal di Ajibarang Kabupaten Banyumas atau di Karangpucung Kabupaten Cilacap.

Menurut Kades, dia tidak menyangka, FR bakal mengadukan ke situs Jaga Bansos karena pada Kamis FR datang ke desa untuk mengurus perubahan KK untuk keperluan pengajuan pinjaman bank.

Dia baru tahu setelah dihubungi camat, katanya ada warga yang mengadu ke JagaBansos karena tidak mendapat bansos. “Ternyata yang mengadu FR dan kami langsung meminta keterangan dari RT dan Kadus untuk mengklarifikasi kepada yang bersangkutan,” kata dia.

Dikatakan yang belum tercover menerima Bansos tidak hanya FR tapi masih banyak warga lainnya. Ia mengatakan pihak desa kesulitan mendata FR karena saat pendataan tidak tinggal di desa itu. “Sehingga yang dapat diusulkan hanya orangtua yang bersangkutan dan sudah menerima Bansos.,” kata dia

Namun pihaknya akan berusaha mengajukaan agar yang bersangkutan mendapatkan Bansos dari sumber lain diantaranya ke Baznas asalkan yang bersangkutan tinggal sesuai dengan KTP maupun KK yang dimiliki.

“Tadi yang bersangkutan datang ke desa ditemui perangkat desa karena saya tengah menghadiri Kunker Komisi D di kantor kecamatan. Katanya yang bersangkutan menyatakan permohonan maaf dan akan mencabut tentang aduan,” terangnya (lim)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :