Tanpa Identitas, Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Perairan Bengawan Donan

 Tanpa Identitas, Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Perairan Bengawan Donan

EVAKUASI : Petugas Sat Polair dibantu nelayan mengevaluasi jasad laki-laki tanpa identitas yang ditemukan mengambang di perairan Bengawan Donan. (Istimewa).

CILACAP – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di perairan Bengawan Donan, tepatnya di area dermaga Pusri kawasan pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Selasa (23/6) siang. Belum diketahui secara pasti mayat tersebut korban kejahatan atau mengalami kecelakaan laut. Hingga saat ini belum ada keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banyumas Ekspres, mayat laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh Mispan (26) dan Topik (27), warga Jalan Sendangsari Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah. Siang itu sekitar pukul 14.30 WIB, mereka hendak berangkat melaut.

Sesampainya di dekat Dermaga Pusri melihat ada sesosok mayat yang mengapung. Lantaran penasaran, lantas mereka mendekati dan betapa terkejutnya setelah mengetahui ternyata sesosok mayat laki-laki. Penemuan itu segera dilaporkannya kepada Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Cilacap.

Mendapat laporan tersebut, Sat Polair beserta tim Inavis Polres Cilacap, KPLP, Basarnas, serta Lanal Cilacap mendatangi lokasi penemuan mayat tanpa identitas.

“Kami mendapatkan laporan dari masyarakat, dan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi mayat tanpa identitas di perairan Bengawan Donan area dermaga Pusri. Selanjutnya dibawa ke RSUD Cilacap untuk dilakukan visum et repertum,” kata Kasat Polair Polres Cilacap, AKP Huda Syafi’i, Selasa (23/6).

Disebutkan, saat ditemukan, kondisi mayat laki-laki tersebut sudah mulai membusuk. Adapun ciri-cirinya, rambut hitam ikal, telanjang dada, memakai cincin silver dijari manis kanan dan mengenakan celana boxing hitam pendek

“Berperawakan masih remaja, diperkirakan kisaran umur 17 tahun,” ungkapnya.

Ditambahkan, mengenai penyebab pasti kematian laki-laki tanpa identitas masih dalam penyelidikan. Ia mengimbau agar masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melapor ke polisi. (gin)

Beri komentar :
Share ya :

Anas Masruri

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :