Warga Desak Jalan Hanum menuju Palugon Ditingkatkan

 Warga Desak Jalan Hanum menuju Palugon Ditingkatkan

MAKADAM Ruas Jalan Hanum – Palugon jalan penghubung Kecamatan Dayeuhluhur dan Kecamatan Wanareja puluhan tahun belum ada peningkatan hingga kini masih berupa Makadam (Bebatuan)Minggu (9/2)/TASLIM INDRA

DAYEUHLUHUR-Ruas jalan Hanum Kecamatan Dayeuhluhur menuju Palugon Kecamatan Wanareja kondisinya rusak parah. Beberapa titik nyaris tidak beraspal hanya menyisakan jalan bebatuan dan kerikil tajam. Kondisi jalan yang seperti itu mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Kepala Desa Hanum Drs H.Ruswadianto kepada Banyumas Ekspres mengungkapkan kerusakan jalan sudah berlangsung lama, terutama di Blok Cibenda Dusun Cibenda Dusun Sudimampir. Sekitar 2 Km hingga belum tersentuh peningkatan.

Kemudian di pangkal ruas Jalan Dayeuhluhur Hanum dan ujung ruas Jalan Seukeut Caringin sepanjang 7.200 meter kondisinya sangat memprihatinkan. Pada belokan dan tanjakan tidak beraspal hanya menyisakan bebatuan dasar.

“Sangat sangat membahayakan bagi pengendara,apalagi sekarang musim penghujan jalan selain rusak juga licin sehingga pengendara harus waspada tergelicir di jalan bebatuan tersebut,” ungkapnya, Sabtu (8/2)

Dia mengatakan pemerintah desa sudah berusaha mengajukan melalui Musrenbangdes bantuan keuangan maupun Banprov. Menurutnya jalan tersebut berstatus jalan kabupaten. Dia berharap ada tindak lanjut untuk merealisasikan perbaikan.

“Kalau itu jalan desa tentu sudah kami garap, namun karena jalan itu kewenangan PemKab kami hanya bisa mengajukan dan menantikan realisasinya saja,” tambahnya.

Sementara itu Sahdi Warga Blok Cibenda Dusun Sudimampir berharap agar secepatnya kerusakan jalan segera diatasi dan dilakukuan peningkatan karena sudah hampir 20 tahun jalan Hanum –Palugon belum ada realisasinya,padahal Pemerintah Desa sudah mengajukannya berulangkali.

Dikatakan walau jalan itu merupakan kewenangan PemKab, namun tidak semua masyarakat tahu mana jalan yang berstatus jakan desa dan mana yang berstatus jalan kabupaten. Sehingga kadang masyarakat terus mendesak ke pemerintah desa. (int).

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :