15 Toko di Bobotsari Terbakar

 15 Toko di Bobotsari Terbakar

TERBAKAR : Kompleks pertokoan di Jalan Brigjen Suwondo Kecamatan Bobotsari, terbakar Jumat (21/2)

PURBALINGGA- Komplek pertokoan di Jalan Brigjen Suwondo Kecamatan Bobotsari, terbakar Jumat (21/2) sekitar pukul 17.00. Untuk sementara ada 15 toko dilalap api, lima diantaranya rata menjadi puing. Api diduga berasal dari sambaran petir yang mengenai instalasi listrik dan mengalami konsleting lalu membakar bangunan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sumber api diduga kuat berasal dari Toko Delapan Saudara yang menyediakan bahan bangunan dan material. Lalu api dengan cepat merembet ke belasan bangunan lainnya. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 20.00.

Kepala Satpol PP Purbalingga Drs Suroto MSi menjelaskan, saat terjadi kebakaran kondisi hujan. Namun api tetap membumbung tinggi dan merembet pertokoan di skeitarnya. Ada sekitar 12 mobil pemadam kebakaran yang diturunkan, sebagian didatangkan dari luar daerah. “Sebanyak enam unit dari Purbalingga dan sisanya dari luar daerah,” kata dia.

Proses memadamkan api cukup sulit. Sulitnya api dipadamkan karena material bahan bangunan banyak yang mudah terbakar. Petugas juga ada yang menjadi korban karena asap yang pekat. Satu petugas lagi harus dievakuasi karena tertusuk paku di telapak kaki kirinya. Butuh waktu tiga jam lebih agar api tersebut benar-benar padam.

Hingga Jumat malam sementara jumlah toko yang terbakar sekitar 15. Kemungkinan bangunan yang terdampak masih bisa bertambah. Karena semua bangunan berhimpitan. Namun paling parah ada di toko- toko di pinggi jakan Brigjend Suwondo.

Imam Junianto, salah satu pedagang di depan toko yang terbakar sekaligus warga setempat mengaku beberapa orang melihat petir menyambar toko Delapan Saudara. Lalu muncul asap dan akhirnya terbakar hebat.

“Warga dan saya juga melihat percikan api saat gedung sudah terbakar di jaringan listrik. Namjjn pihak PLN langsung menetralisirnya. Sehingga tidak menimbulkan kejadian lebih parah lagi,” katanya. (amr)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres