GRANAT Ajak Masyarakat Lawan Bahaya Narkoba

PURBALINGGA-Ancaman narkoba kian hari semakin nyata terjadi di tengah masyarakat. Seperti di Purbalingga, kasus penyalahgunaan narkotika, obat-obatan dan psikotropika hampir setiap bulannya terjadi sejak Januari sampai November 2020. Tentu ini mengancam generasi muda desa, sebagai generasi emas Indonesia di masa depan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPC GRANAT Purbalingga Setiyo Haryono, selaku salah satu narasumber pada acara Sarasehan Keserasian Sosial, Jumat (26/11) di Lapangan Desa Pengadegan Kecamatan Pengadegan Purbalingga.

Ketua Panitia Sakhirin alias Ricky mengatakan, hadir juga sebagai narasumber yaitu perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan Dinsos kabupaten Purbalingga.

“Sarasehan yang bertajuk keserasian sosial tersebut bertujuan untuk menciptakan harmoni sosial dan menjadi suluh persatuan dan kesatuan masyarakat Desa Pengadegan dalam bingkai NKRI,” katanya.

Kepala Desa Pengadegan Wasilah, menegaskan agar warga bersama-sama untuk menjadi pelopor perdamaian dengan menjaga semangat kekeluargaan.

Jika melihat perkembangan kasus penyalahgunaan narkoba yang ada, kita mesti prihatin dan peduli untuk bersama melawan bahaya narkoba. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Dengan saling menjaga dan mengingatkan.

“Bila mengetahui ada orang atau masyarakat yang disinyalir kuat sebagai pemakai dan atau pengedar, masyarakat jangan ragu dan takut untuk memberitahu GRANAT untuk selanjutnya ditindaklanjuti,” tegasnya.

Perlu diketahui Purbalingga merupakan kabupaten yang paling tanggap terhadap ancaman bahaya narkoba se-Provinsi Jawa tengah. “Hal itu mengandung arti bahwa kasus penyalahgunaan narkoba sudah pada level darurat, dan menjadi problem yang harus segera diatasi,” katanya. (*)

 51 total views,  2 views today

Beri komentar :