Iklan
Categories: Purbalingga

Usulan Penambahan Jalan KTL di Purbalingga Masih Dikaji

PURBALINGGA- Jalan Raya yang masuk kategori Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) di Purbalingga sudah lama ditetapkan. Namun sampai saat ini baru ada dua ruas jalan. Yaitu Jalan Jenderal Soedirman dan Jalan Ahmad Yani Purbalingga.

Namun, ternyata masih ada warga yang tidak tahu jalan KTL. “Saya tahunya jalan besar, jalan protokol di kota dan jalan milik pemerintah. Mengenai jalan yang masuk KTL, tidak pernah tahu,” ungkap Suryanto, warga Kemangkon.

Dia beranggapan, saat mengendarai kendaraan bermotor tertib dan mematuhi aturan lalulintas, maka tidak akan ditilang. Jalan manapun asalkan bisa dilalui kendaraan di kota, maka dianggapnya sama.

Pengguna motor lainnya, Suyatno mengaku, pernah tahu tapi mengira saat ini sudah tidak ada lagi jalan KTL. Jadi saat berkendara juga biasa saja.

“Kalau setahu saya, KTL harusnya lebih rapi. Tak ada kendaraan parkir semrawut dan jika ada pelanggaran, maka denda atau sanksinya lebih berat. Tapi saya kira saat ini sudah tidak ada, saya tidak tahu,” ujarnya.

Sementara itu, sempat ada rencana jalan KTL ditambah. Namun, penambahan jalan KTL harus dikaji, dianalisa dan dibahas bersama.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purbalingga Yani Sutrisno Udi Nugroho menjelaskan, pihaknya pernah menerima masukan dari Satlantas Polres Purbalinggapenambahan ruas jalan. Untuk itum rencana tersebut akan dibahas kembali.

“Sejak tahun 2011, Jalan Jensud Purbalingga dan Jalan Ahmad Yani Purbalingga sampai sekarang yang masuk KTL. Jadi jika diperlukan, maka akan diusulkan dan dibahas bersama,” katanya.
Dikatakan, jalan yang bisa masuk KTL yakni Jalan MT Haryono sampai ke perempatan Karangkabur. Namun, harus melihat hasil survei dari stakeholder terkait.

“Kalau memungkinkan, KTL akan ditambah dan pengguna jalan wajib mengikuti aturan KTL. Misalnya tertib rambu lalin, tertib kendaraan dan surat kendaraan dan lainnya,” jelasnya. (amr)

Iklan
Share
Banyumas Ekspres

Selalu Ada yang Baru Setiap Hari

Recent Posts

  • Banyumas

KKN Unsoed Dorong Perubahan Perilaku Dan Penanganan Dampak Covid 19

PURWOKERTO - Ketua LPPM Unsoed Prof Dr Rifda Naufalin menjelaskan, KKN mahasiswa Unsoed diselenggarakan secara hybrid,… Read More

1 jam ago
  • Banyumas

Muspika Pekuncen Beserta Dinas Perikanan Banyumas Tebar 10.000 Benih Ikan

BANYUMAS– Koramil 15/Pekuncen, pemerintahan kecamatan Pekuncen dan pemerintahan desa Petahunan bekerjasama dengan dinas perikanan kabupaten… Read More

8 jam ago
  • Banyumas

Bapas Kelas II Purwokerto Santuni Warga Terdampak Covid 19

PURWOKERTO - Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) kelas II Purwokerto juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat… Read More

8 jam ago
  • Banyumas

Sidang Perdana Terhadap RS Siaga Medika Ditunda,Pihak Yayasan Tidak Hadir

BANYUMAS - Sidang perdata gugatan perbuatan melawan hukum dan tuntutan ganti rugi antara Aris Santoso… Read More

9 jam ago
  • Banjarnegara

Banjarnegara Raih Predikat Kabupaten Layak Anak

BANJARNEGARA - Pemkab Banjarnegara mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan… Read More

9 jam ago
  • Cilacap

Pertamina Cilacap Kembali Bersama Forkopimda Gelar Vaksinasi Covid-19

CILACAP - Dalam rangka mencapai target sehat untuk seluruh masyarakat dan menekan kasus Covid-19, kilang… Read More

11 jam ago
Iklan