8 Bulan Hilang, Heli yang Ditumpangi TNI Asal Banyumas Ditemukan di Pegunungan Papua

 8 Bulan Hilang, Heli yang Ditumpangi TNI Asal Banyumas Ditemukan di Pegunungan Papua

BERKUNJUNG : Danramil 02 Baturraden mengunjungi kediaman keluarga Serda Dita Ilham Primojati, Kamis (13/2) di Desa Kemutug Kidul, Baturraden.

PURWOKERTO -Ayah Serda Dita Ilham Primojati, Subandi tak kuat menahan tangis saat menerima kunjungan rombongan Danramil 02 Baturraden, Kamis (13/2) di kediamannya, Desa Kemutug Kidul RT 8/1 Baturraden.

Setelah delapan bulan menunggu, keluarga Serda Ilham akhirnya mendapat kabar penemuan Heli TNI M1-17, yang jatuh di Pegunungan Mandala, Papua.

Serda Dita Ilham Primojati adalah putra ke 3 dari 4 bersaudara, putra pasangan Subandi dan Sugianti. Ia termasuk dalam penumpang pesawat heli yang saat itu bertugas untuk mengirim logistik.

Cita-cita jadi Pilot

“Cita-citanya memang menjadi pilot, setelah lulus sekolah penerbangan di Jogjakarta, anak saya memilih masuk TNI,” ujarnya.

Menurut Subandi, sebelum ditugaskan ke Papua, putranya baru saja menyelesaikan pendidikan bahasa Rusia di Bandung.

Rencananya ia juga akan ditugaskan ke Rusia, untuk belajar menjadi pilot jet tempur buatan negeri beruang merah tersebut.

“Kabarnya TNI bekerjasama dengan Rusia untuk pengadaan pesawat, putra kami termasuk yang akan ditugaskan ke Rusia,” jelasnya.

Sayang nasib naas berkata lain, Heli yang ditumpangi Serda Ilham jatuh di pegunungan Papua dan baru diketahui setelah 8 bulan berlalu.

Kondisi Serda Ilham Belum Dipastikan

“Ini adalah hari ke 231, sejak dikabarkan pesawat heli yang mengangkut logistik itu hilang kontak,” ujar Sugianti selaku ibu korban.

Keluarga sendiri memang belum mendapat kepastian, apakah putranya dalam kondisi selamat atau tidak. Namun yang pasti, sejak dikabarkan hilang kontak, keluarga secara rutin menggelar doa keselamatan untuk Serda Ilham.

Menurut Sugianti, keluarga selalu berharap yang terbaik, agar putranya juga bisa kembali berkumpul dan bertugas.

Sementara itu Ibnu selaku kakak kandung Serda Ilham mengatakan, orang tuanya memang merasa sangat terpukul terkait musibah tersebut. Namun saat ini situasi batinnya relatif lebih stabil.

“Meski diwarnai kesedihan, namun saat ini suasana batin keluarga sudah lebih baik, ibu juga sudah beraktivitas mengajar seperti biasa,” terang Ibnu.

Tunggu Informasi

Kapten Inf Budi Hari selaku Danramil 02/Baturraden, mengatakan, hari ini ia dan anggotanya sengaja bersilaturahmi dengan orang tua Serda Ilham.

“Kami secara rutin berkomunikasi dengan keluarga sejak dikabarkan pesawat heli M1-17 penyerbu dari skuadron 31 itu hilang,” terangnya.

Dari pihak Koramil 02 Baturraden selaku yang mempunyai wilayah turut berduka cita atas hilang kontaknya pesawat Heli MI-17 dari skuadron 31 serbu Penerbad yang di dalamnya terdapat salah satu yang berasal dari Kecamatan Baturraden yaitu Serda Dita Ilham.

Perkembangan terakhir bahwa telah ditemukan Heli MI-17 di puncak Mandala, sedangkan untuk kru masih menunggu informasi dari tim yang akan menuju kelokasi ditemukannya Heli MI-17.

“Sampai saat ini masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan tim evakuasi hari ini menuju lokasi ditemukannya Heli MI-17, yang penting titik lokasi sudah diketahui, kita harapkan yang terbaik dan petugas juga bisa segera lakukan evakuasi,” terangnya. (saw)

Beri komentar :
Share ya :

Anas Masruri

Redaktur Banyumas Ekspres