Bupati: Turunkan Corona Hanya Kepadaku Jangan Rakyatku

 Bupati: Turunkan Corona Hanya Kepadaku Jangan Rakyatku

 BANTUAN: Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memberikan bantuan suplemen, makanan sehat terhadap tenaga medis, salah satunya RSI Banjarnegara. Pada kegiatan itu sempat ada tangis haru untuk mensyuport tenaga medis.

BANJARNEGARA – ” Ya Alloh jangan kau turunkan penyakit corona kepada rakyatku. Turunkan saja penyakit itu kepadaku seorang saja,” pernyataan ini diungkapkan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat penyaluran bantuan suplemen, minuman sehat serta masker kepada pihak Rumah Sakit Islam Banjarnegara, Senin (23/3).

Budhi menyatakan, peryataan tersebut merupakan doanya setiap bermunajat terhadap Allah. Ia tak ingin rakyat yang dipimpinnya menderita oleh Corona apalagi sampai ada kematian.

Dalam kesempatan tersebut, bupati menyerahkan bantuan kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Banjarnegara. Menurut pengakuannya dana yang digunakan merupakan dana pribadi. “Hari ini kita membagikan kacang ijo, dan susu serta masker. Saya akan melakukan pantauan langsung setiap minggu di fasilitas kesehatan di Banjarnegara. Ini saya lakukan dengan dana pribadi sendiri,” kata bupati.

Ia meminta para tenaga kesehatan yang ada untuk benar benar berjihad dalam kejadian wabah corona ini. Ia juga meminta tenaga medis untuk tetap semangat menjadi garda terdepan dalam kasus wabah kali ini.

Saat proses penyerahan bantuan sempat diwarnai tangis haru antara bupati dan Direktur RSI dr Agus Ujianto SpB. Ini terjadi karena dengan bebarengan penyerahan diiringi Himne BPBD dan kedua tokoh tersebut saling mencium bendera merah putih masing masing.

Agus Ujianto dalam kesempatan tersebut menyatakan terimakasih atas kepedulian bupati terhadap yenaga medis. Suport dan dukungan semacam itu sangat berarti bagi tenaga mesis, karena kekuatan utama adalah ketahanan tubuh. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pihak RSI dan Banjarnegara sesungguhnya siap menghadapi covid. Pihaknya kini tengah menyiapkan enam ruang isolasi khusus kasus infeksius. Selain itu, alur perjalanan pasien juga dipisahkan antara kasus infeksius dan non infeksius.

“Kami mempersiapkan semuanya demi warga Banjarnegara. Semua akan disesuaikan dengan alur yang ditetapkan pemerintah,” katanya. (ook)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :