KPU Tetapkan DPT, Paslon Rebutan 743.546 Suara

 KPU Tetapkan DPT, Paslon Rebutan 743.546 Suara

DPT DITETAPKAN: rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Rabu (14/10) di Aula KPU Purbalingga.

PURBALINGGA-KPU Purbalingga memastikan jumlah pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga 2020 ada sebanyak 743.546. angka tersebut telah ditetapkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) melalui rapat pleno, Rabu (14/10) di aula KPU setempat.

“Dari tahapan-tahapan yang dilalui maka hari ini KPU Purbalingga melaksanakan rapat pleno menetapkan DPT sejumlah 743.546 Pemilih, yang terdiri dari laki-laki 373.810 dan perempuan 369.736,” kata Ketua KPU Purbalingga, Eko Setiawan.

Sementara untuk jumlah tempat pemungutan suara (TPS) ada sebanyak 2.129, yang tersebar di 239 desa/kelurahan.

Ia menjelaskan, dalam penetapan DPT ini, pihaknya telah melalui beberapa tahapan. Mulai dari bahan daftar pemlih sementara (DPS) menjadi DPS, dan pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh KPU dan jajarannya.

“Kendati demikian bahwa data kependudukan sifatnya dinamis, sehingga berbicara angka DPT yang paling falid adalah hari ini. Esok atau seminggu yg akan datang, jangan heran DPT masih dinamis,” katanya.

Ia mencontohkan, seperti orang meninggal, pindah tapi masih ada di DPT. Karena sangat mungkin setelah penetapan DPT, ada orang meninggal dan pindah.

“Sikap KPU pasti akan menindaklanjuti dan sinkronisasi sesuai dengan kondisi,” katanya.

Hadir juga dalam rapat pleno, Bawaslu Purbalingga, Kepala Dinas kependudukan catatan sipil dan Ketua beserta anggota PPK Divisi program data. Serta LO dari semua pasangan calon.

Catur Sigit Prasetyo, selaku Divisi program dan data KPU Purbalingga menyatakan, sebelumnya KPU Purbalingga telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS), berjumlah 744.428 pemilih, yg terdiri dari laki-laki 374.316, perempuan 370.112.

Dalam uji publik DPS, yangg di laksanakan pada 21 September 2020, selanjutnya dilakukan pemutakhiran data pemilih oleh KPU Purbalingga dan jajaranya.

“Kami juga menerima masukan dari berbagai elemen masyarakat, juga Bawaslu. Dimana dalam tahapan ini ada perubahan, baik dari pemilih baru, pemilih TMS, dan perbaikan elemen data pemilih,” katanya. (mas)

Beri komentar :
Share ya :

Eko Utomo

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :