Lahan Area RDMP Dibersihkan, Pengembangan Kilang Pertamina Dimulai

 Lahan Area RDMP Dibersihkan, Pengembangan Kilang Pertamina Dimulai

Alat berat excavator dan buldozer membersihkan lahan yang digunakan untuk mega proyek RDMP Cilacap di sekitar Jalan Thamrin, Kelurahan Lomanis. (Wagino)

CILACAP – Mega proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Cilacap atau pengembangan Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) IV memasuki early works atau pekerjaan awal. Hal ini ditandai dengan pekerjaan pembersihan lahan pada area RDMP yang berada di Kelurahan Lomanis.

Pantauan Banyumas Ekspres pada Sabtu (11/1) siang, sejumlah alat berat berupa excavator, buldozer dan dump truk tengah melakukan aktivitas pembersihan di lahan yang digunakan untuk proyek RDMP Cilacap. Satu persatu pohon yang semula berdiri tegak tumbang dirobohkan menggunakan excavator. Termasuk pohon glodokan yang selama ini berfungsi sebagai green belt di sepanjang jalan MH. Thamrin juga dibabat.

Sementara buldozer meratakan tanah berikut pohon yang telah tumbang. Sejumlah dump truk juga tampak sibuk mengangkut kayu-kayu yang telah dipotong. Disisi lain, sejumlah anggota satuan pengamanan Pertamina tampak sibuk mengatur lalu lintas Jalan Thamrin.
Sebelum memulai pekerjaan pembersihan lahan, pihak Pertamina, kontraktor, bersama perwakilan Kelurahan Lomanis dan Kelurahan Karangtalun menggelar doa bersama.

Site Manager PT Adhi Karya pada proyek RDMP Cilacap, Ari Suryono mengatakan, pekerjaan konstruksi diawali dengan pengukuran dan situasi. Sedangkan pekerjaan yang dikerjakan saat ini adalah semacam pematangan lahan dengan melakukan semacam clearing (pembersihan).

“Ini adalah bagian dari early works RDMP pada Pertamina RU IV Cilacap,” kata Ari saat ditemui disela-sela pelaksanaan pekerjaan pembersihan lahan RDMP, Sabtu (11/1).

Disinggung apakah sebagain Jalan Thamrin akan ditutuop, Ari mengatakan saat ini untuk Jalan Thamrin sendiri nanti sifatnya situasional.

“Bilamana diperlukan terkait dengan keamanan kemungkinan akan ditutup, tapi bila tidak diperlukan maka berjalan normal,” paparnya.

Ari menyebut, pekerjaan clearing ditargetkan rampung sekitar dua bulan. Namun tidak tertutup kemungkinan bisa lebih panjang karena lahan yang diberishkan cukup luas, tidak hanya di Jalan Thamrin saja.

“Tahap berikutnya dengan skup pekerjaan yang mendesak adalah timbunan lahan. Kemudian relokasi Jalan MT Haryono dan pekerjaan lain-lain seperti pelebaran Jalan Suasa,” ungkapnya.

Seperti diketahui, sebagian trase Jalan MT Haryono dan Jalan Thamrin bakal terdampak proyek RDMP Cilacap dan dialihkan ke jalan baru yang akan dibangun. Jalan MT Haryono akan dialihkan mulai dari Masjid Baiturrahmah, tepatnya sebelum lampu merah persimpangan Jalan Thamrin-MT Haryono. Selanjutnya jalan baru itu tembus jalan Juanda, disamping gudang Bulog.

Sementara sebagian Jalan Thamrin yang memiliki panjang 2,2 kilometer itu dialihkan melalui Jalan Suasa dan tembus jalan MT Haryono baru.

Terkait dengan dimulainya pekerjaan awal proyek RDMP, Lurah Lomanis atas nama masyarakat tentunya sangat mendukung proyek ini. Karena merupakan program nasional untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional.

Hal senada juga disampaikan Kasat Binmas Polres Cilacap AKP Pujiono yang menyatakan Polres Cilacap telah menyiapkan pengamanan untuk mendukung kelancaran proyek RDMP Cilacap. (gin)

Beri komentar :
Share ya :

Anas Masruri

Redaktur Banyumas Ekspres

Artikel terkait :